Selasa, 01 Mei 2012

Nazar Minta Neneng Dijemput Bukan Ditangkap - nasional.inilah.com

Jakarta - Tim Pengacara M Nazaruddin membenarkan kliennya mengirim surat ke pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan koordinasi upaya pemulangan tersangka kasus korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Neneng Sri Wahyuni yang tak lain adalah istri Nazaruddin.

Nazaruddin berharap istrinya bisa dijemput bukan ditangkap Kepolisian Internasional (Interpol). "Ya intinya seperti itulah. Kita inginnya ada penjemputan dan bukan penangkapan," ujar pengacara terdakwa kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games itu, Elza Syarif ketika dihubungi wartawan, Rabu (2/5/2012).

Elza mengatakan surat tersebut dikirimkan ke pimpinan KPK sejak Kamis (26/5) pekan lalu. Katanya, surat dikirimkan oleh pengacara melalui tim kuasa hukum.

"Jadi itu bukan atas permintaan Neneng loh ya. Kita tidak pernah ada kontak langsung dengan Neneng. Posisinya pun kita tidak tahu," tandas Elza.

Menurut Elza, pengiriman surat dimaksudkan untuk mengajak KPK membahas upaya pemulangan Neneng dengan cara yang sesuai aturan hukum namun tanpa ada upaya penangkapan.

KPK mengatakan sudah menerima surat dari tim kuasa hukum M Nazaruddin yang intinya meminta koordinasi dengan KPK terkait upaya pemulangan istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni yang telah memburon sekian lama.

"Jadi pekan lalu pimpinan KPK menerima surat dari pengacara (kuasa hukum Nazaruddin). Surat itu isinya mereka ingin koordinasi berkaitan dengan pemulang Neneng," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di kantornya, Selasa (1/5/2012) malam.

Namun kata Johan, terhadap permintaan itu, pimpinan KPK belum melakukan pembahasan sehingga belum ada keputusan. Soal posisi keberadaan Neneng saat ini diakui Johan dirinya belum mengetahui apakah dalam surat disebutkan.

Neneng bersama Nazaruddin meninggalkan Indonesia pada 23 Mei 2011 atau sehari sebelum Nazaruddin ditetapkan dicegah ke luar negeri.

Neneng pun kemudian dinyatakan sebagai tersangka pada kasus korupsi PLTS, sayang Neneng sudah tidak berada di Indonesa dan belum diketahui keberadaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar