Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan percakapan Blackberry Messenger (BBM) antara tersangka Angelina Sondakh atau yang akrab disapa Angie dengan terpidana Mindo Rosalina Manulang. Angie pun tetap membantah ada percakapan tersebut."Bu Angie tetap menjawab dia tidak mengenal pembicaraan atau percakapan itu. Itu pointnya," ujar Teuku Nasrullah, Kuasa Hukum Angelina Sondakh.
Angelina menjalani pemeriksaan yang kedua sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait pembahasan anggaran di Kemenpora dan Kemendiknas (kini Kemendikbud).
Kepada penyidik, lanjut Nasrullah, Angelina menjelaskan bahwa pin BB dalam percakapan tersebut adalah bukanlah pin milik Angelina. "Yang diperlihatkan adalah rekap beberapa point yang di copy paste ke dalam BAP," tandas Nasrullah.
Angelina juga sudah membantah adanya percakapan dengan Direktur Marketing PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang ketika bersaksi dalam persidangan Muhammad Nazaruddin. Bahkan Angelina mengaku saat percakapan itu terjadi dirinya belum mengenakan BB.
Seperti diketahui, dari percakapan melalui BBM dengan Rosa tersebut terungkap semua istilah maupun rangkaian pengaturan dan permintaan sejumlah dana terkait untuk melancarkan pembahasan anggaran pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang sebesar Rp191 miliar. Dalam percakapan itu, istilah 'ketua besar', 'bos besar', 'semangka', 'apel malang' dan 'aple washington', 'artis', 'pak bali' dan istilah lainya sebagai kode-kode tentang permintaan uang dari Angelina ke Rosa.
Dalam percakapan disebut permintaan dana adalah berasal dari seseorang yang diberi nama 'ketua besar'.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar